SALAM KAMI
Nama lengkap saya Triyono Junaidi. Namun teman-teman lebih sering panggil saya Teje. Tambahan angka 21, adalah sangat rahasia, yang tahu hanya saya sendiri. Saya pria berkulit gelap (ireng), lahir di desa Sukodono Kendal-Semarang Jateng. Bukan anak pejabat teras atau pengusaha kaya raya, melainkan anak pejuang kemerdekaan RI yg kurang terkenal, namun sangat beruntung. Saya juga bukan orang penting, yang masa kecilnya lebih sering masuk hutan belantara Airsugihan Sumatera Selatan, menyusuri sungai Musi, Batanghari Sembilan, Saleh, Sugihan, dan sungai Sungsang. Ikut bapak saya Transad (trans angkatan darat 1980) semula ke Bengkulu, namun saya malah terdampar di Palembang.
Saya orang yang gaptek (gagap teknologi), otak saya pas-pasan, tidak terlalu pintar dan tidak terlalu bodoh. Cita-cita saya sangat sederhana, ingin jadi penulis. Mendapat penghargaan karya tulis dan karikatur tingkat nasional PT PUSRI (1989). Diterima di surat kabar Harian Sumatera Ekspres (Surya Persindo Grup/Media Indonesia 1990-1992, nyambi kuliah di IAIN RF Palembang, Trus Harian Ekonomi Neraca Jakarta, dan Majalah Fakta Surabaya (1992-1993). Sejak 1994 sampai sekarang jadi wartawan di Harian Sumatera Ekspres (Jawa Pos Grup, perintis).
Sekarang tetap jadi wartawan merangkap Redaktur Pelaksana Minggu. Ketua Bidang Seni Budaya PWI Sumsel. Juara tiga Anugerah Adiwarta Sampoerna 2007. Cerpen saya ‘Keangkuahan di Geladak Kapal’ dibukukan dalan kumpulan cerpen Romansa (1998).Novel Naga Pura dimuat di Harian Sumatera Ekspres edisi 1995-1996. Novel Perempuan Sungai baru selesai (proses editing).
Selain blusukan ke hutan belantara Airsugihan Sumatera Selatan, saya juga keluyuran ke berbagai kota di Indonesia dalam rangka tugas jurnalistik, antara lain Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Jambi, Lampung, Bali, Jogjakarta, Semarang dan Jakarta. Merambah ke negeri tetangga Malaysia, Singapura, Thailand, Hongkong, Guangzho, Shanghai, Senzhen, dan Beijing…

November 28, 2008 at 2:09 am
Bila anda mengaku wartawan, berarti anda mau dong ngajari saya menulis…, atau menjadi guru saya dalam hal menulis…
Bila anda mengaku anak veteran, berarti anda mau dong ngajarin sesama anak veteran didalam hal tulis menulis…
Bila anda mengaku seneng blusukan ke hutan-hutan.., berarti anda mau ngajarin sesama pem-blusuk hutan, untuk belajar menulis.., halah…, intinya ajari gw nulis ya..
Ha..ha..ha..
Salam kenal…